Berlibur di surganya Indonesia (Karimun Jawa)

Terletak sekitar 90 km barat laut di lepas pantai utara Kabupaten Jepara di Provinsi Jawa Tengah, Kepulauan Karimunjawa adalah pulau-pulau yang dikelilingi oleh karang yang penuh dengan keindahan bawah laut yang tersembunyi di Laut Jawa yang sangat luas. Di sini, pantainya yang sangat cantic sering dijadikan sasaran wisata untuk berenang, snorkelingnya , dan menikmati keindahan alam di karimunjawa ini. Kepulauan ini secara resmi dinyatakan sebagai Cagar Alam yang Ketat pada tahun 1986 dan sejak itu menjadi salah satu daerah prioritas untuk konservasi keanekaragaman hayati laut di Asia Tenggara. Pada tahun 1999, Departemen Kehutanan membentuk Taman Nasional Laut Karimunjawa yang meliputi area seluas 111.625 hektar. Pada tahun 2001, area seluas 110.117,30 hektar dinyatakan sebagai Kawasan Perlindungan Laut (KKL). Taman Laut Karimunjawa adalah salah satu dari enam taman laut yang dijaga seperti itu di Indonesia, dan termasuk di antara daerah utama yang dianggap penting untuk konservasi dan perlindungan keanekaragaman hayati laut.

Secara total, Karimunjawa terdiri dari 17 pulau, di mana hanya 5 pulau yang dihuni. Ini adalah: Pulau Karimunjawa (pusat fasilitas kepulauan terbesar dan kepulauan serta kegiatan ekonomi lokal), Pulau Kemujan (tempat Bandara terletak), Nyamuk, Parang, dan Genting. Sebagai taman nasional laut, Karimunjawa memiliki campuran 5 ekosistem yang berbeda, yang menjanjikan serangkaian petualangan alam bagi setiap pengunjung. Terumbu karang, rumput laut, dan rumput laut adalah tiga ekosistem laut ada hutan bakau yang subur. Saat kapal Anda melintasi air yang tenang di pagi hari, Anda akan melihat kehangatan sinar matahari jatuh di hutan tropis dataran rendah di sepanjang pantai. Mereka terlihat fantastis. Selain itu Keanekaragaman hayati yang ditemukan di Karimunjawa sungguh menakjubkan Di antara yang paling signifikan adalah 44 spesies bakau yang berbeda, 11 spesies rumput laut, 9 spesies ganggang, dan 444 spesies ikan. Dan karang-karang di karimunjawa sendiri memiliki 176 spesies berbeda yang kemungkinan akan Anda lihat saat melakukan snorkeling. Dua spesies biota yang dilindungi di sini adalah karang hitam (Antiphates sp.) Dan koral pipa organ (Tubipora musica). Yang lainnya termasuk triton tritet, helm tanduk, dan nautilus berkotak mutiara. Di sini juga ada kura-kura penyu sisik, penyu hijau biasa, dan di darat terdapat parkit berdada merah dan spesies burung tropis lainnya. Di antara banyak, tempat favorit untuk snorkeling adalah di Pulau Gosong, Pulau Menjangan Kecil, Pulau Tengah, Pulau Tanjung Gelam, dan Cemara Kancil Kancil.

Di Menjangan Besar ada penangkaran  hiu disitu kalian bisa berenang bersama hiu-hiu dengan aman. Anda tidak perlu khawatir karena ini adalah spesies hiu yang relatif lebih jinak, sementara penjaga akan memberi tahu Anda tentang keselamatan dan keamanan dan akan terus mengawasi saat Anda berenang bersama hiu. Beberapa pulau tak berpenghuni juga dapat dijadikan tempat yang sempurna untuk piknik makan siang atau kegiatan santai menyenangkan lainnya di bawah pohon palem yang bergoyang. Menjelang matahari terbenam, pantai di Tanjung Gelam menyajikan matahari terbenam yang spektakuler yang akan menjadikannya pengalaman yang sempurna untuk mengakhiri hari Anda. Jika Anda ingin menikmati keindahan pulau-pulau dari ketinggian, pastikan untuk mendaki ke Bukit Cinta. Di sini Anda akan disuguhkan pemandangan memukau dari laut terbuka yang luas dan keindahan pulau-pulau terdekat. Dan kalian dapat pergi ke Bukit Joko Tuo, dipulau itu ada kerangka paus raksasa yang ditempatkan di sini sebagai monumen untuk menghormati ikan di laut. Untuk segala akomodasi penginapan, Anda bisa menyerahkannya pada hotel reddoorz murah, agar wisata anda lebih hemat. Selamat berliburan.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *