Mengetahui Jenis Tes Alergi Pada Anak

Sebagai orangtua, Anda pastinya merasa khawatir pada saat mendapati anak tersayang Anda alami alergi. Makanya diperlukan tes alergi untuk mengetahui lebih lanjut dari kasus alargi yang anak Anda derita. Tetapi juga penting sekali untuk Anda tahu mengenai faktor penyebab gejala alergi yang terjadi pada anak Anda tersebut.

Tes alergi tentu saja tidak perlu dilakukan jika penyebab alargi pada anak sudah ketahui, begitu sebaliknya jika Anda memang tidak tahu faktor penyebabnya, atau Anda cukup khawatir akan terjadi masalah yang lebih serius lagi karena masalah tersebut, maka Anda disarankan untuk segera memeriksakan si kecil ke dokter terdekat. Dokter nanti akan melakukan tes alergi sebagai salah satu proseder pemeriksaan agar bisa deteksi tubuh anak apa memang memiliki reaksi alergi terhadap substansi atau bahan tertentu. Berikut ini adalah beberapa jenis tes alergi pada anak yang paling umum dilakukan dokter.

Mengetahui Jenis Tes Alergi Pada Anak

Skin Prick Test (SPT)

Untuk jenis tes alergi pada anak yang pertama ini dilakukan untuk memeriksa alergi terhadap beberapa alergen pada makanan atau alergen yang dihirup si kecil. Dengan melakukan tes tersebut maka Anda bisa tahu jenis alergi yang di derita anak, seperti alergi pada debu, serbuk bunga, tungau, susu, atau pun makanan jenis seafood. Tetapi demikian, tentu saja untuk melakukan tes ini tidak boleh sembarangan, usia si kecil harus minimal 3 tahun untuk bisa menjalani tes alergi tersebut dan dalam keadaan sehat.

Tes Provokasi Obat

Lain halnya dengan jenis tes berikut ini yang ternyata tidak ada batasan usia. Nanti akan dilakukan metode DBPC atau Double Blind Placebo Control untuk mengetahui alergi terhadap obat yang dikonsumsi si kecil. Dokter akan memberikan si kecil beberapa obat dengan dosis yang sudah dinaikkan secara bertahap. Hasil reaksi dari pemeriksaan ini biasanya terjadi antara 15 – 30 menit. Selain itu, tes tersebut juga hanya diperbolehkan menggunakan satu jenis obat saja.

Tes Provokasi dan Eliminasi Makanan

Penting sekali untuk Anda tahu dan ingat, bahwa untuk tes alergi ini nanti akan membantu Anda mengetahui penyebab alergi sedini mungkin. Selain itu, pemeriksaan tersebut juga digunakan untuk mengetahui alergi anak terhadap beberapa jenis makanan tertentu. Apalagi jika memang diketahui ada riwayat penyakit anak, maka diperlukan untuk melakukan tes Provokasi dan Eliminasi Makanan pada anak juga keluarga.

Patch Test

Disebut juga dengan jenis pemeriksaan tes tempel kulit. Melalui tes tersebut maka Anda bisa tahu berbagai jenis alergi. Tak terkecuali yang disebabkan oleh kontak langsung dengan bahan kimia. Misalnya saja seperti pada kasus penyakit kulit eksim atau dermatitis. Namun demikian, apabila ingin melakukan tes tersebut maka Anda harus memastikan jika usia si kecil sudah 3 tahun. Patch Test nanti akan dilakukan di bagian kulit punggung dengan cara meletakkan bahan kimia di sebuah tempat khusus yang bernama finn chamber, lalu ditempelkan di punggung si kecil.

Radio Allergo Sorbent Test (RAST)

Untuk yang terakhir ini bisa dilakukan di semua usia, mulai dari bayi hingga orang dewasa. Jenis tes tersebut nanti akan membantu Anda untuk mengetahui alergi terhadap makanan dan alergi hirup. Dokter akan mengambil serum darah kurang lebih 2 cc. Setelah itu sampel diproses lewat mesin komputerisasi khusus dan hasilnya bisa diketahui setelah 4 jam.

Demikian informasi yang bisa kami bagikan tentang jenis tes alergi pada anak. Semoga informasi di atas bermanfaat.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *