Toyota Noah Akan Gantikan NAV1?

Generasi terbaru MPV Toyota Noah yang bakal masuk Indonesia ini akan bernama Navigation One, Navigation-1 atau Nav-One. Dengan desain body yang lebih agresif, MPV 7 penumpang ini akan mengusung performa mesin baru Toyota yaitu Valvematic. New Toyota Nav-One ini akan diposisikan dalam jajaran kelas MPV C-Segment atau setara dengan saudaranya Toyota Wish. Akan tetapi kehadirannya di Indonesia ini akan secara langsung berhadapan ‘Head to Head’ dengan New Nissan Serena. Untuk siap hadapi persaingan ketat di kelas MPV, berbagai fitur dan daya tarik tentu telah disiapkan oleh kedua MPV ini. Tapi kali ini untuk informasi mesin, Toyota telah ungkap bahwa mesin Valvematic yang diakui lebih bertenaga dan ramah lingkungan. Toyota juga akan tetap hadirkan New Toyota Nav-One versi non-Valvematic. Dengan seri 3ZR-FAE 2.0 liter Valvematic mesin ini akan sanggup hasilkan tenaga 158 hp pada 6.200 rpm. Sedangkan untuk perputaran atau torsi bisa mencapai 196 Nm pada 4.400 rpm. Sedangkan untuk mesin non-Valvematic akan berkode 3ZR-FE. Mesin ini juga menggunakan kapasitas 2.0 liter, hanya tenaga yang dihasilkan sebesar 143 hp pada putaran mesin 5.600. Sedangkan untuk torsinya sendiri dapat mencapai 164 Nm pada 3.900 rpm.

Dari dua jenis mesin baru 3ZR-FAE dan 3ZR-FE secara detail berkapasitas 1,986cc inline-4 DOHC. Dengan bore and stroke berukuran 80.5mm x 97.6mm. Kemudian kompresi rationya 10.0:1. Untuk konsumsi BBM, versi Valvematic diklaim dapat mencapai 14,2km/lt dan 13,4km/lt untuk non-Valvematic. Emisi pembuangan gas CO2 Valvematic dapat tercatat 164gr/km sedang non-Valvematic lebih tinggi dengan 173gr/km.  Penjualan Toyota NAV1 yang kian menyusut menjadi salah satu penyebab akan diberhentikannya produksi kendaraan ini. Jum’at, 16 Desember 2016 lalu, pihak PT Sugisty Creatives menggelar seremoni penutupan produksi mobil NAV1, di Bekasi, Jawa Barat. Diketahui Toyota NAV1 versi lokal alias completely knocked down (CKD) akan digantikkan dengan produk baru yang lebih segar untuk mendongkrak pasar Toyota. Dilansir dari laman forum Otomotif, Warih Andang Tjahjono, Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) mengiyakan informasi terkait penutupan produksi NAV1 tersebut. Meskipun begitu, bukan berarti NAV1 tidak dipasarkan lagi di Indonesia.

Warih melanjutkan, model serupa yang nantinya akan diimpor ke Indonesia kemungkinan kembaran dari NAV1, Toyota Voxy. “Akan Tetapi, itu tergantung dari pihak Toyota Astra Motor (TAM). Bisa langsung konfirmasi kepada pihak TAM,” ucap Warih. Sebagai salah satu pihak perwakilan TAM, Fransiscus Soerjopranoto Executive General Manager Marketing TAM menjawab normatif, yang di mana hal tersebut masih dalam diskusi. Dengan begitu belum ada kepastian apakah Toyota Noah atau Voxy yang akan dihadirkan.

Nantinya memang akan CBU statusnya, dan masih ada dua kemungkinan, apakah diimpor dari Jepang atau Thailand, masih belum pasti. Tentu nanti akan kita informasikan lagi tahun depan, menurut Soerjopranoto sebagaimana dikutip dari forum Otomotif. Dari data wholesales “Gaikindo” atau Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia, penjualan mobil NAV1 sepanjang sepuluh bulan terakhir di 2016 (Januari-Oktober), mencapai 423 unit. Jika dirata-rata, performanya per bulan, cuma 42 unit. Jadi bisa dikatakan penutupan produksi NAV1 sebagai langkah terbaik demi kemajuan perusahaan. Terlebih dengan didatangkannya produk baru, maka diharapkan akan mampu kembali meraih masa kejayaan seperti NAV1 terdahulu.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *