Bagi Anda yang lahir tahun 1980 – 2000, Anda masuk dalam kategori generasi Y atau millennials, dimana sebutan ini berlaku bagi generasi yang lahir di tahun-tahun tersebut. Adapun generasi ini terkenal paling senang bersosialisasi, berpikir kritis, hingga mampu mengguncang dinamika ekonomi dengan berbagai ide kreatifnya.

Lain halnya dengan generasi X yang seringkali merasa sulit dalam membangun sistem perekonomian dari awal. Di masa sekarang ini, segala sesuatu menjadi lebih mudah karena faktor kebutuhan, namun juga keinginan. Hal inilah yang menjadi salah satu peluang masuknya komersialisasi gaya hidup.

Brand Kekinian Anak Jaman Now

Banyak sekali pesan kampanye brand yang saat ini memakai bahasa kekinian yang akrab di telinga millennials. Para millennials seringkali menjadi sasaran pasar utama mayoritas brand global. Adapun anggaran belanja media pada tahun 2016 di Indonesia mencapai kurang lebih 2,7 milyar dolar atau sekitar 36 triliun rupiah, dimana nominal ini setengah dari anggaran belanja DKI Jakarta saat ini.

Sedangkan pada tahun 2015 kemarin, millennials Indonesia memperoleh pendapatan sebesar 38,2 milyar dolar dan diprediksi akan menjadi salah satu motor penggerak perekonomian nasional di tahun 2020. Anda sebagai generasi millennial menjadi target utama yang diharapkan mampu memberi pemasukan paling besar bagi peritel.

Oleh sebab itu, guna meningkatkan pemasukan dan mengurangi pengeluaran, ada baiknya Anda melakukan investasi dari sebagian pendapatan tersebut sekaligus untuk menabung. Salah satunya Anda bisa memanfaatkan platform investasi asuransi dan reksadana.

Hindari Perilaku Konsumtif

Apabila Anda gemar membaca buku tentang perencanaan keuangan, tentu Anda akan terkejut jika mengetahui biaya sekolah dan biaya lainnya di tahun-tahun berikutnya. Maka dari itu, Anda bisa berinvestasi pendidikan guna mempersiapkan bekal untuk anak Anda di kemudian hari. Jangan hanya terfokus untuk membeli hal-hal yang tidak menjadi prioritas.

Usahakan untuk mempersiapkan segala kebutuhan yang Anda perlukan di kemudian hari. Sebagai contoh, apabila Anda merasa handphone yang Anda miliki dirasa cukup dan akan digunakan untuk 5 tahun kedepan, Anda bisa menginvestasikan asuransinya supaya jika terjadi hal yang tak terduga (seperti kerusakan) Anda tidak bersusah payah lagi mengeluarkan dana perbaikan.

Salah satunya asuransi hp Samsung yang juga seringkali banyak diajukan oleh banyak orang. Adapun gaya hidup kekinian para generasi millennials saat ini memang tidak sepenuhnya buruk, namun perlu dibatasi. Oleh sebab itu, Anda perlu selektif dalam bertindak dan menentukan keputusan.

By eddye

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *