Dalam istilah medis ada sebuah istilah yang menggambarkan gangguan menelan yaitu disfagia. Pada dasarnya memindahkan makanan dari rongga mulut ke dalam rongga perut adalah sebuah kegiatan yang mudah, namun gangguan tertentu bisa menyebabkan sebaliknya yaitu gangguan disfagia. Lalu sebenarnya apa pengertian disfagia menurut dunia kesehatan? Untuk yang belum memahami penyakit ini bisa langsung menyimak artikel yang kami buat kali ini.

Definisi atau pengertian Disfagia

Pengertian disfagia sendiri adalah suatu gambaran tentang kondisi susah menelan. Hal ini sama artinya dengan pertanda terjadi suatu masalah pada tenggorokan atau kerongkongan. Hal ini disebabkan kebiasaan makan yang terlalu cepat atau tidak mengunyah dengan benar. Kondisi disfagia terjadi ketika banyak waktu dan usaha yang dibutuhkan tubuh untuk memindahkan cairan atau makanan dari rongga mulut ke lambung. 

Dalam proses menelan makanan menuju ke lambung ada bagian tubuh yang harus dilalui terlebih dahulu yaitu bagian kerongkongan dengan panjang sekitar 20 cm serta dilapisi mukosa. Bagian kerongkongan ini terletak di belakang trakea serta jantung.  Sebelum makanan memasuki lambung akan melalui diafragma. Jika disfagia terjadi sekali – kali masih dalam batasan wajar, namun jika terjadi secara berkepanjangan bisa menyebabkan masalah kesehatan yang cukup serius dan pastinya membutuhkan konsultasi ke dokter dan penanganan khusus. 

Beberapa Jenis Disfagia

Setelah kita melihat pengertian disfagia dan mengerti dengan kondisi susah menelan ini kini kita akan melihat lebih lanjut mengenai penyakit ini. Menurut dunia medis kondisi disfagia ini bisa dibedakan menjadi beberapa jenis, diantaranya:

  • Disfagia orofaringeal (kesulitan memulai menelan)

Jenis yang pertama adalah kesulitan memulai menelan yang terjadi akibat dari beberapa saraf dan otot bekerja secara tidak normal, seperti bagian mulut, faring atau bagian belakang tenggorokan, serta sfingter esophagus yang terletak pada bagian atas (otot di ujung atas tabung menelan)

  • Disfagia esophagus (makanan yang tersangkut di leher)

Jenis yang kedua adalah sensasi makanan yang tersangkut di leher. Hal ini disebabkan gangguan yang melibatkan tabung penelan (esophagus) 

Ada kalanya kita mengalami susah menelan namun kondisi ini bukan selamanya disebabkan oleh disfagia, namun ada beberapa kondisi lain yang juga menyebabkan kesulitan menelan. Kondisi ini perlu dibedakan berdasarkan rasa sakit saat menelan (adinofagia). Rasa sakit menelan bisa timbul akibat infeksi atau peradangan pada kerongkongan.

Gejala Umum Disfagia

Disfagia bisa menimbulkan beberapa gejala tergantung dari lokasi dimana gangguan berasal.kondisi susah menelan adalah akibat dari makanan dan minuman tidak melalui jalurnya dengan benar, maka akan menimbulkan  Berikut beberapa gejala umum disfagia, diantaranya:

  • Sakit ketika menelan
  • Kesulitan ketika menelan 
  • Akan merasakan sensasi makanan seperti tersangkut di beberapa bagian sistem pencernaan, diantaranya tersangkut di tenggorokan, dada, serta di belakang tulang dada 
  • Mengeluarkan air liur
  • Suara akan menjadi serak
  • Regurgitas atau makanan naik ke atas
  • Asam lambung naik
  • Penurunan berat badan secara tiba – tiba
  • Ketika menelan terasa batuk dan ingin muntah
  • Menghindari beberapa makanan tertentu atau memotong makanan menjadi bagian yang lebih kecil untuk menghindari kesulitan menelan

Pengertian disfagia atau kondisi kesulitan menelan. Kondisi ini jangan dianggap remeh jika berkepanjangan. Dibutuhkan penanganan yang serius dengan konsultasi ke dokter. Kurang dan lebih mohon maaf. Terima kasih

By eddye

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *